Dalam menyelesaikan masalah ada beberapa metode salah satunya adalah PPS / Practical Problem Solving yang dalam pelaporan nya dituangkan dalam satu lembar berukuran A3 Report.
Makanya tidak jarang disebut pula A3 Report Problem Solving.
Berikut kerangka berfikir PPS dalam menyelesaikan permasalahan
1. INITIAL PROBLEM PERCEPTION
KEY POINT:
Isu yang cukup besar yang ada saat ini, Contoh; Defect ...tinggi, Terjadi Kecelakaan....., Shortage ....tinggi, Penjualan .....menurun, Stock over.... (LEBIH BAIK ADA DATA NYA)
A. CLARIFY THE PROBLEM
KEY POINT:
Isu di Step 1 di Pecah / Breakdown menjadi lebih kecil, sehingga mudah diatasi, Turunan Breakdown bisa 1 kali atau lebih (sangat tergantung besarnya Isu yang diangkat di Step 1), ujung dari Breakdown adalah Problem Tunggal yang akan ditanggunagi (LEBIH BAIK ADA DATA NYA)
2. REAL PROBLEM
KEY POINT:
Keputusan Ujung Breakdown di step A ditulis di sini, karena Problem kalimatnya harus Negatip (.....tinggi, ....Rendah, .....tidak tercapai , ......Lama, ....... Rusak, dll)
B. LOCATE POINT OF CAUSE
KEY POINT:
Narrow Down (Mempersempit masalah), Buat Flow Process / Diagram / Gambaran untuk menemukan lokasi terjadinya kasus di STEP 2, Lokasi terjadinya masalah bisa berupa TEMPAT, PROSES, WILAYAH, KELOMPOK, Dll. (Tentukan lokasi mana tempat spesifik terjadi masalah tersebut dan kasih TANDA X)
C. GRASP SITUATION
KEY POINT:
Sudah fokus ke Problem Yang ada tanda X di STEP B,
Melihat kondisi aktual lebih detail dari 4M+1E, atau PROSES untuk menemukan POTENSIAL PENYEBAB LANGSUNG (Kenapa terjadi dan Kenapa Lolos), dengan membandingkan WSBA dan WAH
Gunakan tunggal, contoh salah: WAH=Tidak Check setelah selesai dan Taruh barang gesekan dengan yang lain, Seharusnya kalimat dipisah menjadi 2 potensi penyebab; 1. Tidak Check setelah selesai dan 2. Taruh Gesekan dengan part lain, Beri tanda X yang tidak sesuai antara WSBH dengan WAH, Tanda X bisa lebih dari satu
3. POINT OF CAUSE
KEY POINT:
Tulis Problem yang ditemukan di Step C, bila di Step C ketemu tanda X=3, Semua ditulis disini tiga tiganya (Gunakan kalimat yang sama)
“Transformasi dimulai dari langkah pertama. Mulai percakapan Anda hari ini!”
📞 Konsultasi Gratis: +62 813-8824-4316
📧 Email: aw_andriewibowo@yahoo.com
Kaizenpro: Your Partner for Productivity
Program Training QCC, SGA, Kaizen, PDCA, TPM, PSDM
Solusi pelatihan praktis untuk membangun budaya perbaikan berkelanjutan di perusahaan Anda.
Kenapa Training Kaizen Penting?
Pelatihan Kaizen membantu tim memahami prinsip perbaikan berkelanjutan, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan efisiensi kerja. Dengan pendekatan praktis seperti QCC dan SGA, perusahaan dapat membangun budaya kerja yang proaktif dan produktif.
Modul Pelatihan Unggulan
- Training QCC (Quality Control Circle)
- Training SGA (Small Group Activity)
- Training Kaizen & PDCA
- Training TPM (Total Productive Maintenance)
- Training Delapan Langkah & Tujuh Alat QC
- Training PSDM (Problem Solving & Decision Making)

